Kamis, 8 Mei 2025 – Desa Nogosaren, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang — Sebuah langkah besar dalam upaya pengembangan potensi lokal dan pariwisata desa diwujudkan melalui peresmian Joglo Pariwisata Desa Nogosaren. Kegiatan ini dilaksanakan dalam bentuk slametan tradisional yang sarat makna, serta dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat dan pemerintahan setempat.

Joglo Pariwisata yang baru diresmikan ini merupakan bangunan ikonik bergaya tradisional Jawa dengan struktur atap limasan dan tiang-tiang kayu yang kokoh. Bangunan ini difungsikan sebagai pusat kegiatan warga dan ikon pengembangan desa wisata berbasis budaya serta kearifan lokal.
Dihadiri Tokoh Masyarakat dan Pemerintah Desa
Acara peresmian ini dihadiri oleh Kepala Desa Nogosaren, perangkat desa, Babinsa, Ketua RW 1 dan 2, serta Ketua RT 1 hingga 12. Tidak hanya itu, guru-guru SD dan TK, tokoh agama, serta tokoh masyarakat turut hadir dan memberikan dukungan moril terhadap inisiatif pembangunan ini.
Joglo tersebut menjadi simbol kebangkitan budaya dan semangat gotong royong masyarakat Nogosaren. “Joglo ini bukan sekadar tempat berkumpul, tetapi wadah menyatukan ide dan kekuatan untuk kemajuan desa,” ujar salah satu tokoh masyarakat.
Joglo Pariwisata sebagai Pusat Kegiatan Desa
Keberadaan Joglo Pariwisata akan menjadi pusat berbagai aktivitas, seperti:
- Pertemuan warga dan musyawarah desa
- Pelatihan keterampilan dan pengembangan UMKM
- Kegiatan seni budaya seperti pentas kesenian tradisional
- Tempat penyambutan tamu dan wisatawan
Dengan lingkungan yang sejuk dan asri di lereng pegunungan, Desa Nogosaren memiliki potensi besar untuk menjadi destinasi wisata unggulan di wilayah Getasan dan Kabupaten Semarang.
Bahas Pengajian Akbar dan Santunan Anak Yatim

Selain acara peresmian, kegiatan ini juga membahas rencana Pengajian Akbar dan Tasyarupan Anak Yatim yang akan dilaksanakan pada 5 Juli 2025, bertepatan dengan bulan Asyura dalam kalender Islam. Kegiatan ini menjadi agenda tahunan desa untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan memperkuat solidaritas sosial.
Warga desa sangat antusias dalam menyambut acara ini, yang nantinya akan dihadiri oleh masyarakat dari berbagai dusun, serta diisi oleh penceramah dari luar desa.
Menuju Desa Wisata Berbasis Kearifan Lokal
Dengan diresmikannya Joglo Pariwisata, Desa Nogosaren menegaskan komitmennya dalam mengembangkan potensi wisata berbasis budaya dan masyarakat. Sinergi antara pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan warga menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan desa yang maju, mandiri, dan lestari.
Joglo ini bukan hanya bangunan fisik, tapi simbol semangat kolaboratif dan visi desa untuk masa depan yang lebih cerah.