Kamis, 13 Maret 2025, kegiatan Tarhim putaran pertama berlangsung di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang. Acara ini dihadiri langsung oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, bersama DPRD KABUPATEN SEMARANG jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) serta tokoh masyarakat setempat. Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Semarang kembali menggelar Tarawih Silaturahmi (Tarhim). Kegiatan ini bertujuan untuk mempererat ukhuwah Islamiyah dan mendengar langsung aspirasi masyarakat. Salah satu acara tersebut berlangsung di Masjid Jami’ At-Taqwa, Desa Ngrawan, Kecamatan Getasan, yang dihadiri oleh Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, beserta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan tokoh masyarakat setempat.
Tujuan dan manfaat Tarkhim
Program Tarhim ini memiliki beberapa tujuan utama:
- Mempererat Silaturahmi: Membangun hubungan yang harmonis antara pemerintah dan masyarakat.
- Menyerap Aspirasi: Mendengar langsung keluhan dan masukan dari warga untuk perbaikan pelayanan publik.
- Pemberian Bantuan: Menyalurkan bantuan sosial untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan fasilitas keagamaan.
Pelaksanaan Tarhim di Masjid Jami’ At-Taqwa

Pada acara Tarhim di Masjid Jami’ At-Taqwa, Bupati Semarang menyerahkan berbagai bantuan, antara lain:
- Air Cooler: Untuk meningkatkan kenyamanan jamaah saat beribadah.
- Mushaf Al-Qur’an: Mendukung kegiatan keagamaan dan meningkatkan literasi Al-Qur’an di kalangan masyarakat.
- Bantuan Sosial Lainnya: Disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat.
Bantuan ini diharapkan dapat meningkatkan semangat beribadah dan memperkuat kegiatan keislaman di desa tersebut.
Peran Aktif BAZNAS Kabupaten Semarang

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Semarang turut berperan aktif dalam menyalurkan zakat, infak, dan sedekah (ZIS) kepada masyarakat yang membutuhkan. Dalam kegiatan Tarhim, BAZNAS memberikan bantuan berupa:
- Beasiswa untuk Pelajar Kurang Mampu: Mendukung pendidikan anak-anak dari keluarga kurang mampu.
- Hibah untuk Lembaga Olahraga dan Kesenian: Mendorong pengembangan bakat dan minat generasi muda dalam bidang olahraga dan seni.
- Kursi Roda: Memberikan bantuan alat kesehatan bagi warga yang membutuhkan.
Peran BAZNAS ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat.
Komitmen Pemerintah dalam Pembinaan Keagamaan
Bupati Semarang, H. Ngesti Nugraha, menegaskan bahwa kegiatan Tarhim akan terus dilaksanakan secara bergilir di berbagai masjid di Kabupaten Semarang. Hal ini bertujuan untuk:
- Menjalin Komunikasi Langsung: Memungkinkan pemerintah mendengar langsung aspirasi dan keluhan masyarakat.
- Menyampaikan Informasi Pembangunan: Memberikan update terkait program dan kebijakan pemerintah daerah.
- Meningkatkan Partisipasi Masyarakat: Mendorong keterlibatan aktif warga dalam pembangunan daerah.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi ajang untuk menyampaikan pesan-pesan moral dan keagamaan, serta memperkuat nilai-nilai kebersamaan di tengah masyarakat.
Dampak Positif Kegiatan Tarhim

Pelaksanaan Tarhim memberikan berbagai dampak positif, antara lain:
- Peningkatan Kepedulian Sosial: Masyarakat lebih peka terhadap kondisi lingkungan sekitar dan saling membantu.
- Penguatan Ukhuwah Islamiyah: Terjalinnya hubungan yang lebih erat antarwarga dan antara masyarakat dengan pemerintah.
- Peningkatan Kualitas Sarana Ibadah: Bantuan yang diberikan meningkatkan fasilitas masjid sehingga jamaah lebih nyaman dalam beribadah.
- Pemberdayaan Ekonomi dan Pendidikan: Bantuan sosial dan beasiswa membantu meningkatkan taraf hidup dan pendidikan masyarakat.